Senin, 13 Oktober 2014

Cara Menghias Dan Menangani Aquarium

Akuarium adalah sebuah vivarium biasanya ditempatkan di sebuah tempat dengan sisi yang transparan (dari gelas atau plastik berkekuatan tinggi), di dalamnya satwa dan tumbuhan air (biasanya ikan, namun dapat juga ditemukan invertebrata, amfibi, mamalia laut dan reptil) ditampung, dan digunakan untuk display publik.

Akuarium juga dapat merujuk tempat di mana apa yang telah dijelaskan di atas dibangun (museum ikan)

Memelihara ikan di dalam akuarium adalah hobi yang cukup populer. Akuarium pertama untuk umum, didirikan di London, Inggris pada tahun 1853. Bersaman dengan jalannya waktu, teknologi yang digunakan di dalam akuarium makin berkembang, (seperti sistem penyaringan dan penerangan).

Aquarium dengan beberapa kegunaannya dan cara merawatnya :

1. Manfaat Aquarium

Ada beberapa manfaat yang dapat dipetik dari keindahan aquarium ikan hias antara lain:

-dapat mendidik rasa cinta alami

-merupakan hiburan yang dapat mengendorkan urat syaraf serta menimbulkan rasa tentram di rumah

-menambah keindahan ruangan dan tidak memerlukan tempat yang luas

-merupakan usaha sambilan yang dapat menambah penghasilan keluarga

-menjaga kelestarian sumber daya perikanan

2. Perlengkapan Aquarium

Aquarium dalam keadaan bersih dan tidak bocor, sebelum diisi perlengkapan seperti:

-Tanaman hdiup secukupnya,

-Bahan-bahan dekorasi: pasir bersih (tidak mengandung lumpur), koraltex, akar kayu dan batu karang,

-Pompa udara (aerator) sebagai alat penambah oksigen dalam air,

-Lampu neon ultra violet pada malam hari dapat menimbulkan rasa alami yang mempesona,

-Filter yang dihubungkan dengan aerator berfungsi sebagai penyaring kotoran dalam air,

-Peralatan lainnya: slang plastik, serokan dan pembersihkaca.

3. Dekorasi Aquarium

Dekorasi perlu di sediakan seperti :

-Pasir dimasukkan kedalam aquarium lalu diatur/dipadat sambil diberi percikan air secukupnya.

-Kemudian tanaman air ditanam dengan cara dibenamkan kedalam pasir (tanaman yang lebih tinggi diletakkan dibagian belakang),

-Setelah diperkirakan siap untuk didekor, maka sebelum diisi air permukaan tanaman dan pasir ditutup dengan kertas koran atau plastik. Hal ini dilakukan dengan maksud agar tekanan air tidak merusak tanaman dan tidak menimbulkan kekeruhan.

-Air dalam aqurium ditunggu sampai kotorannya mengendap, lalu ikan dimasukkan (diusahakan jenis ikan yang tidak saling memangsa),

-Tahap selanjutnya aerator dipasang sesuai ukuran aquarium, tapi bila tersedia banyak tanaman hidup, aerator cukup dipasang pada malam hari saja,

-Aquarium diletakkan ditempat yang datang agar tekanan air merata dan diusahakan jangan terlalu banyak terkena sinar matahari karena akan mempercepat tumbuhnya lumut.

4. Makanan Ikan :

Makanan ikan hias air tawar terdiri dari 2 macam yaitu: makanan alami seperti kutu air (Moina) cacing rambut (Fubifek, Chironomus) dan lawa nyamuk (cuk).

-Makanana alami harus dibersihkan/dibilas terlebih dahulu dengan air bersih sebelum di berikan pada ikan dan satu hari cukup 1 (satu) kali saja,

-Makanan buatan: wafer, tahu, darah ayam/kerbau/marus,

Makanan buatan sebaiknya diberikan pada saat tidak ada makanan alami,

Pemberian makanan diusahakan jangan sampai tersisa karena dapat menimbulkan pembusukan/ keracunan. Maka dari itu, Jangan berlebihan kalo ngasih makanan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar